Tampilkan postingan dengan label SURABAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SURABAYA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Maret 2012

Museum TNI AL Loka Jala Crana


Museum Loka Jala Crana ini awalnya bernama Museum akabri laut. Sesuai dengan namanya, smula museum ini hanya diperuntukkan bagi para taruna akabri laut sebagai media belajar sejarah. Museum ini terletak di morokrembangan, Surabaya, dan berada di Lingkungan akademi angkatan laut

Gedung Hollands Vereeniging Amsterdam (PTPN Surabaya)


Gedung Hollands Vereeniging Amsterdam adalah salah satu dari kurang lebih 173 heritage building di Surabaya. Gedung yang terletak di Jl.Merak 1, Surabaya Utara ini diarsiteki oleh Ed Cuypers dan dibangun pada tahun 1924. Kini gedung ini digunakan sebagai kantor pusat PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX.

Jumat, 09 Maret 2012

MONUMEN KAPAL SELAM


Kalau anda ingin merasakan suasana sesungguhnya di dalam kapal selam dan kebetulan anda sedang mengunjungi Surabaya, mampirlah sejenak ke museum kapal selam yang juga sering disebut monkasel ini di tepi sungai kalmias dan bersebelahan dengan plaza Surabaya alias delta.
Kapal selam pasopati yang telah pensiun dari tugasnya menjaga perairan tanah air kini menyisakan kisahnya kepada pengunjung monkasel. Beberapa petugas yang menyertai pengunjung ternyata adalah para mantan awak kapal yang dulunya terlibat dalam pertempuran di laut arafuru. Mereka akan berbagi pengalaman suka dan duka ketika bertugas di dalam laut juga kisah ketika kapal selam ini terperangkap lumpur sehingga berjam-jam tidak bisa bergerak dan nyaris kehabisan oksigen.
Tiket masuk ke monkasel hanya Rp.5000 dan angkot yang menuju ke sini yaitu lyn N,E,M dan V.

MONUMEN JALESVEVA JAYAMAHE

Monument jalesveva jayamahe atau monjaya ini terletak di dalam daerah basis TNI AL Koarmatim Ujung, ujung Surabaya sebelah barat Dermaga Madura dan dibangun untuk mengingatkan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah seorang pelaut. Monument ini dirancang oleh pematung terkenal nyoman nuarta. Jalesveva jayamahe yang berarti “dilaut kita tetap jaya” menggambarkan seorang perwira menengah TNI AL berpakaian lengkap menatap kea rah laut.


Monument ini juga bisa digunakan untuk menara lampu pemandu atau mercusuar bagi kapal-kapal yang berlayar di sekitarnya. Patung ini memiliki tinggi 31meter dan berdiri di atas gedung setinggi 29meter. Pada dinding gedung terdapat diorama sejarah kepahlawanan pejuang bahari sejak zaman prarevolusi fisik hingga tahun 1990an.
Selain patung berukuran raksasa, di pelataran monjaya terdapat pula sebuah gong terbesar di dunia. Gong ini diberi nama kiai tentremyang dibuat menggunakan bahan logam kuningan yang dilapisi anti karat. Gong seberat 2,2ton memiliki ketebalan 6mm dan diameternya 5m. pembuatnya adalah pengrajin gamelan pimpinan sutarjo dari desa pelem lor, bantul, Yogyakarta.


Monument ini dibangun sejak 1990 dan diresmikan pada desember 1996, bertepatan dengan hari armada RI 5 desember 1996, oleh presiden soeharto, dengan biaya sebesar Rp27 miliar. Patung ini disebut-sebut sebagai patung tertinggi di dunia setelah liberty (85m) di mulut pelabuhan new York.
Patung sang colonel itu berangka baja dan berkulit tembaga. Mengingat lokasi ini termasuk wilayah pangkalan angkatan laut, jika hendak berkunjung secara berombongan, kita diharuskan mengajukan permohonan kepada dinas penerangan koarmatim, Jl.taruna 1 ujung, telp. 031 3292706, 3201194, 3201191. Mereka akan menyiapkan pemandu serta penjelasan kepada pengunjung tentang monument ini. Pengunjung juga disarankan berpakaian rapi, formal dan tidak lupa membawa tanda pengenal. Tanda pengenal ini akan ditukar dengan tanda pengenal tamu ketika kita berkunjung secara perorangan. Monument ini buka hari senin-jum’at pada jam kerja. Tidak ada kendaraan umum yang secara khusus menuju ke ujung dermaga ini. Untuk sampai ke lokasi ini, dari bundaran Barunawati jl.perak barat, beloklah ke kana kea rah jembatan Petekan. Tidak jauh dari jembatan kuno ini kita akan menemukan pintu gerbang markas komando armada RI kawasan timur. Di sinilah monjaya terletak. Dan jika anda menggunakan mobil, pelankan laju mobil anda dan bukalah jendela saat melewati pos penjagaan. Selain bisa menikmati monument ini, pengunjung juga bisa melihat-lihat dan masuk ke kapal perang yang sedang berlabu di dermaga.
*tata cara serta contoh surat permohonan kunjungan dapat anda akses melalui www.adikusrianto.wordpress.com



MASJID CHENG HOO


Masjid yang terletak di jalan Gading Surabaya ini memiliki gaya yang artistic. Dibangun dengan budaya Islam, Jawa, dan Cina. Masjid ini didominasi dengan warna hijau, kuning, dan merah. Bentuknya khas Tiongkok dengan Joglo Jawa. Dan sekaligus menyatukan budaya Cina dan Jawa yang sudah terjalin sejak dulu.
Nama masjid ini diambil dari tokoh penyebar agama Islam dari china, Laksamana Cheng Hoo pada zaman Majapahit. Komunitas muslim Tionghoa membangun mesjid ini ingin mengingatkan bahwa ajaran Islam juga disebarkan oleh orang dari negeri Tiongkok.
Bentuk masjid ini diilhami oleh bangunan Masjid Niu Jei di Beijing, Cina, yang dibangun pada 996 Masehi. Namun pembangunan masjid Cheng Hoo baru dilaksanakan pada tanggal 15 oktober 2001 dan diresmikan pada tanggal 13 Oktober 2002. Secara keseluruhan, masjid yang mampu menampung 200 jemaah ini berukuran 21X11 meter dengan bangunan utama berukuran 11X9 meter. Bangunan ini memiliki 8sisi di bagian atasnya. Tiga ukurannya yaitu 11, 9 , dan 8 yang memiliki arti tersendiri. 11 melambangkan ukuran kabah yang baru dibangun. 9 menggambarkan Wali Songo sebagai penyebar agama Islam di Jawa. Sedangkan 8 adalah angka yang melambangkan Pat Kwa yang bermakna keberuntungan atau kejayaan.
Sejarawan Sie Hok Tjwan pernah menulis, sebelum kedatangan kaum colonialis dari Eropa, hubungan orang Tionghoa dengan penduduk di wilayah Indonesia tidak menunjukkan persoalan ras. Agama Islam di jawa dan di Palembang, Sumatra Selatan, hingga Sambas di Kalimantan Barat disebarkan oleh orang-orang Tiongkok.
Masjid unik ini berlokasi di jalan Gading, kelurahan Ketabang, kecamatan Genteng, Surabaya atau 1000meter utara Gedung Balaikota Surabaya dan 100 meter dari Hi tech mall. Angkot yang mendekati lokasi ini adalah lyn C,F,GS,MLK,V, dan W.

GEREJA KEPANJEN


Gereja Katolik kelahiran Santa perawan Maria juga dikenal dengan sebutan Gereja Katolik Kepanjen. Nama ini lebih dikenal karena lokasi gereja ini berada di jalan Kepanjen no.4-6, Kebonrojo, Surabaya.
Awalnya dua orang pastor, Hendricus Wanders dan Phillipus Wedding, datang dari Belanda ke Surabaya pada tanggal 12 juli 1810. Pastor wedding kemudian bertugas ke Batavia, sementara pastor Wanders menetap di Surabaya.
Pastor wanders sering mengadakan misa untuk umat Katolik di Surabaya. Dan dari hari ke hari jumlah umat Katolik semakin bertambah sehingga mereka kemudian memiliki rencana membangun gereja baru pada 1822, mereka baru merealisasikan membangun sebuah gereja di pojok Roomsche Kerkstraat/Komedie Weg (Kepanjen/Kebonrojo).  Gereja Katolik pertama ini pernah dipindah ke gedung baru di sebelah utara bangunan yang lama, tepatnya di jalan Kepanjen no.4-6 yang sekarang ini, karena gereja yang lama telah rusak.
Gereja yang dibangun pada 1899 ini merupakan gereja tertua yang masih ada di Surabaya, tetapi baru digunakan setahun kemudian pasca pembangunannya. Penundaan ini disebabkan karena gereja sempat dialihfungsikan sebagai rumah sakit darurat untuk menanggulangi wabah kolera.
Rancangan rasitek gereja yang bercorak gotik dibuat oleh seorang berkewarganegaraan Belanda, Westmaes. Ada kemiripan gereja ini dengan gerejaJjean Baptiste Antoine, Lessus, St.Jean Baptiste de Belleville paris yang dibangun pada 1854.
Keistimewaan corak gotik di gereja ini yaitu bentuk jendela, pintu dan langit-langit yang melengkung ke atas dan membentuk sudut, selain atap runcing yang mempercepat jatuhnya air hujan.




Angkot yang mendekati lokasi ini adalah lyn JK,DP,JMK,N,O,Q,R2 dan K.

MASJID AL AKBAR (MASJID AGUNG)


Masjid Al Akbar Surabaya yang sering juga disebut Masjid Agung ini adalah masjid terbesar kedua di Indonesia setelah masjid istiqlal Jakarta. Masjid ini terletak di Jl.Pagesangan Surabaya. Masjid agung ini dibangun pada tahun 1995 dan diresmikan tanggal 10 November 2000 oleh Presiden RI K.H Abdurrahman Wahid.
Letak Masjid ini di samping jalan tol Surabaya-sidoarjo dan jalan tol baru Surabaya-Mojokerto (kalau ga salah). Dari jalan itu anda dapat melihat kubah besar masjid ini. 1 buah kubah besar dan 4 buah kubah kecil yang berwarna biru dan ada menara setinggi 99 meter. Secara fisik, luas bangunan dan fasilitas penunjang masjid ini adalah 22.300 meter2, dengan rincian panjang 147 meter dan lebar 128 meter. Dan keunikannya adalah pada kubahnya yang berbentuk setengah telur dengan  1,5 layer yang memiliki tinggi sekitar 27 meter. Cirri lain dari masjid raksasa ini adalah pintu masuk ke dalam ruangan masjid yang tinggi dan besar dan mihrabnya sendiri adalah mihrab yang terbesar di Indonesia.


Specialnya lagi pada saat bulan ramadhan, di masjid ini sangatlah ramai. Saat sore hari menjelang buka puasa, di sekitar masjid banyak dijumpai warung dan tenda tenda serta PKL PKL yang lain menjualkan makanannya. Tapi jika anda tidak membawa uang, jangan khawatir, langsung saja masuk ke masjid lalu lihatlah di sekeliling, pasti ada takmir masjid yang membagikan takjil. Sebelum sholat anda akan dikasih air minum dan kurma. Setelah minum dan memakan kurma, ambillah air wudlu lalu sholat. Sholat di sini lumayan lama, bukan lumayan sih, tapi memang lama. Nah, setelah sholat di belakang pasti antrean mengambil takjil berupa nasi sudah ramai. Tidak jarang juga kalau banyak anak-anak yang bandel, sudah dapat nasi tapi ikut mengantre lagi. Sempat saya menjumpai ada anak yang seperti itu, namun orang yang membagikan nasi itu masih mengingat wajah anak tersebut dan berkata, “kamu tadi kan sudah dapat, sudah sana di makan nasinya”. Hahaha. Sudah ngantre dua kali, ternyata gagal untuk mendapatkan nasi yang kedua.
Sholat tarawih di sini juga member kesan tersendiri. Saya sih belum pernah ikut sholat di sini, tapi kata orang sholat tarawih di sini lama, surat pendeknya panjang-panjang. Karena hal tersebutlah saya selalu mematalkan niat saya untuk ikut tarawih di mesjid Al Akbar ini. Tapi kalau anda ingin ikut ya monggo, pasti ada kenangan dan pengalaman tersendiri yang akan anda dapat.


KEMBANG JEPUN (PECINAN)


Daerah kembang jepun saat ini merupakan China town Surabaya. Kisah asal nama Kembang Jepun pernah diangkat dalam novel sejarah oleh Remi Sylado. Konmon nama ini diambil dari masa penjajahan Jepang ketika derah tersebut menjadi pusat pelacuran. Nama tersebut berasal dari gabungan kata yaitu Kembang dan Jepun. Kembang(bunga dalam bahasa Jawa) melambangkan wanita (penghibur)dan Jepun berasal dari kata Jepang. Di daerah ini pernah berdiri pusat wisata kuliner Surabaya yang bernama Kya-Kya. Sayangnya salah satu ikon Surabaya ini tidak mampu bertahan lama.




Di daerah Kembang Jepun ini banyak terdapat bangunan yang khas dengan nuansa Pecinan sekaligus merupakan pusat perkulakan yang memiliki daya tarik tersendiri sebagai kawasan wisata.
Angkot yang menuju sini sama seperti angkot ke pasar atom (dari arah Timur) dan sama dengan angkot ke JMP (jika dari arah barat).

SUNAN AMPEL


Ampel adalah sebuah kampung arab dan di sana anda akan menjumpai suasana yang khas dan unik. Di samping sebagai tujuan wisata religi di Surabaya, kawasan ini memiliki daya tarik dalam banyak hal.
Sebagaimana tertulis di kitab pengging teracah, raja brawijaya meminjamkan sebidang tanah (tanah ampilan yang kemudian tanah tersebut popular dengan sebutan ampel, ampil dalam bahasa Jawa berarti pinjam) kepada Raden Achmad Rahmatullah beserta pengikutnya untuk digunakan sebagai basis penyebaran ajaran agama Islam di pesisir utara Pulau Jawa.
Di antara pengikut Raden Achmad Rahmatullah adalah Ki Wirosaroyo (saat ini makamnya terletak di jalan Kembang Kuning). Ia memuliki putri bernama Karimah yang kemudian dipersunting oleh Raden Achmad Rahmatullah yang dikenal sebagai sunan ampel.
Di Surabaya Sunan Ampel kemudian membangun sebuah masjid kecil di daerah kembang kuning yang hanya berukuran 12X12 meter. Sepintas bentuknya mirip cungkup alias atap sebuah makam. Lantainya yang tinggi dengan falsafah siti inggil membawa makna bumi/tanah yang posisinya lebih tinggi sebagai sarana bermunajat kepada Allah. Masjid yang dibuat oleh Raden Rahmad ini kemudian kita kenal sebagai masji Rahmad Kembang Kuning.


Saat ini masjid Ampel satiap hari ramai dikunjungi banyak rombongan wisatawan. Di lokasi ini selain berziarah ke makam Sunan Ampel serta para tokoh penyebar Islam lainnya, pengunjung juga bisa berbelanja pernak-pernik busana muslim, buku-buku agama Islam di sepanjang Jl.Sasak, dan berwisata kuliner dengan aneka makanan khas Arab. Dan dikawasan ini banyak dihuni orang dari keturunan Yaman.

Jumat, 02 Maret 2012

JEMBATAN SURAMADU

Jembatan surabadu adalah jembatan terpanjang di Indonesia yang diresmikan tahun 2009 adalah jembatan yang menghubungkan antara dua pulau (Jawa dan Madura) dan menghubungkan dua kota di dalamnya, yaitu kota Surabaya dan Bangkalan. Jematan ini juga menjadi landmark yang membanggakan kota Surabaya.
Jembatan ini terletak di kawasan Surabaya Timur, membentang dari jl. Kedung Cowek (sekarang jl. Moh Noer) di Surabaya sampai kota Bangkalan, Madura. Dan merupakan penyeberangan mobil dan motor. Harga tiket untuk motor Rp2.500, untuk mobil Rp30.000 untuk sekali seberang.
Jembatan utama terdiri atas tiga bagian, yaitu dua bentang samping sepanjang 192 meter dan satu bentang utama sepanjang 434 meter. Jembatan utamanya menggunakan kontruksi cable stayed yang ditopang oleh menara kembar setinggi 140 meter. Lantai jembatan menggunakan kontruksi komposit setebal 2,4 meter. Dan untuk mengakomodasi pelayaran kapal laut yang melintasi selat Madura, jembatan ini memberikan ruang setinggi 35 meter dari permukaan laut.
Dari sana kita dapat melihat kemegahn kota Surabaya. dan pada malam hari, dari jembatan ini terlihat gebyarnya lampu kota. Tapi sayangnya tidak ada angkot yang melewati jembatan ini. Jembatan ini memang lebih asyik dilewati dengan kendaraan pribadi.


Saya ada pesan nih buat pembaca, khususnya untuk yang senang bepergian. Di jalan lurus menuju jembatan ini sering ada pemeriksaan surat-surat dan kelengkapan kendaraan bermotor. Jadi untuk yang belum memiliki SIM hati-hatilah. Karena dulu saya pernah jadi korban atas kesalahan saya sendiri. Tapi saya masih terbilang beruntung kena operasinya di area Surabaya, coba kalau saya sudah melewati jembatan dan sampai di Madura terus kena operasi di sana. Jadi semakin repot karena harus mengikuti siding mengambil STNK saya kembali di kota Bangkalan.

Ini adalah foto saya dan teman-teman saya saat masih duduk di kelas 10SMA (2010). Saat itu kami juga hampir terjaring operasi, tapi kita dapat menghindar dengan cara putar balik sangata jauh dan sempat kesasar. hehe


TUGU PAHLAWAN

Tugu pahlawan adalah sebuah monumen yang menjadi landmark kota Surabaya. monumen ini memiliki tinggi 45meter dan berbentuk paku terbalik. Tubuh monumen ini berbentuk lengkungan-lengkungan sebanyak 10 lengkungan dan terdiri atas 11 ruas. Tinggi, lengkungan, dan jumlah ruas ternyata mengandung makna 10 November 1945, yaitu tanggal bersejarah bagi kota Surabaya maupun Negara Indonesia ini. Tugu ini dubangun untuk memperingati peristiwa pertempuran 10 November 1945 dimana Arek-arek Surabaya berjuang melawan sekutu dan Belanda yang hendak menjajah kembali Indonesia. Monumen ini menjadi pusat perhatian setiap tanggal 10 November mengenang peistiwa pada tahun 1945 ketika banyak pahlawan yang gugur dalam perang kemerdekaan. Lokasi monumen ini berada di tengah kota di ajalan pahlawan, Surabaya. Tugu ini merupakan titik 0 (nol) kilometer kota Surabaya. Berdiri di atas tanah lapang seluas 1,3 hektar.
Ditempat ini juga bagus buat foto-foto,  bareng kawan-kawan. Pasti nih masih banyak anak yang mengira apa sih asiknya ke tugu pahlawan. Dulu waktu masih kelas 10 SMA, kebanyakan teman ku juga mengira begitu, tapi setelah aku ajak ternyata mereka sangat menikmati dan malah kerasan disana jeprat-jepret. Dan inilah hasil kami berfoto-foto ria. Mungkin bisa timbul keinginan untuk datang ke tugu pahlawan setelah melihat fot-foto ini.

Yah itu hanya beberapa dan hanya di 2 spot foto. Sebenarnya masih banyak sisi-sisi menarik yang ada di tugu pahlawan ini. Di bagian samping banyak terdapat patung para pahlawan, meriam, mobil penembak dan ada juga makam tanpa nama. Jangan salah, makam ini tidak seperti makam biasa, makam ini keren, asik deh buat foto-foto. Yah kalau buat anak-anak yang memang suka atau hobby jeprat-jepret yang masih duduk di bangku sekolah, SMP dan SMA, cukuplah kalau tempat ini buat foto-foto. Apalagi kalau rame-rame.
Di tugu pahlawan ini juga terdapat sebuah museum bawah tanah. Museum ini menyimpan foto-foto dokumentasi, foto-foto untuk mengenang jasa para pahlawan, terdapat juga senjata-senjata saat peperangan, ada juga replica bung tomo yang berpidato dan membakar semangat arek-arek suroboyo untuk berjuang, dan di sini juga terdapat suatu theater yang wajib untuk ditonton.
Tiket masuk ke museum ini seingat saya hanya 2000 rupiah, namun ada jam bukanya sendiri. Jalan ke tugu pahlawan ini sangatlah mudah, arek-arek Surabaya pasti sudah tahu. Kalau naik angkot, semua angkota dan bus kota jurusan jembatan merah melewati tugu pahlawan.
Oh ya, “TP PAGI” alias tugu pahlawan pagi yaitu tempat sekeliling tugu pahlawan kalau pagi. Di sini biasa dijadikan tempat jualan pakaian-pakaian second alias bekas. Tapi jangan salah, barangnya bagus-bagus dan kalau anda beruntung anda bisa mendapatkan barang ternama dengan harga murah. Tapi ya itu, harus pandai menawar. Tawarlah semurah-murahnya. Asik lho tawar menawar itu, apalagi kalau kita bisa mendapatkan barang yang bagus nan murah, pasti bangga.



Kamis, 26 Januari 2012

HUJUNGGALUH = SURABAYA


Menepati janji saya sebelumnya, saya akan memberikan sedikit informasi tentang kota pahlawan yang saya cintai ini. Semoga bermanfaat. (sepurane cak/ning, postinganku sing iki nggae bahasa Indonesia, padahal sing lawas nggae boso jowo)
kota Surabaya sering juga disebut sebagai salah satu pemukiman yang telah berumur di Indonesia.  Cikal bakal Surabaya adalah satu pemukiman pantai yang sebenarnya adalah perkampungan di atas air yang terletak di muara sungai kalimas yang mulanya bernama Hujunggaluh. Dan nama Surabaya sendiri di ambil dari suatu desa di wilayah hujunggaluh tersebut. Dan kenapa ya nama hujunggaluh tidak dipakai dan diganti dengan nama Surabaya? (kalau ada yang tahu, tolong berikan komentar/jawabannya dong J). perubahan nama tersebut diperkirakan terjadi sejak abad ke-14.
Mungkin anda sendiri juga tidak tahu kalau dulunya kampung-kampung  Surabaya itu berdiri di atas permukan air. Namun karena proses tektonik yang mengangkat permukaan tanah 5-8cm per abad, dan juga proses pengendapan yang memajukan garis pantai sampai 7,5cm per tahun, Surabaya pun menjadi kampung daratan. Bayangkan saja kalau sampai saat ini Surabaya masih seperti itu, wah pasti keren kan? Banyak rumah rumah diatas air yang berdiri dengan tiang tiang. Mungkin mirip dengan perkampungan di daerah Kalimantan sana ya? Kemana mana naik perahu, kasihan banget kalau yang punya alergi sama air. haha
Pola kehidupan masyarakat asli hujunggaluh adalah berburu dan memancing karena sebagian besar daerahnya adalah air. Seiring perkembangan zaman, pola kehidupan ini berubah menjadi perdagangan dan perindustrian. Nah sejak saat itulah para pendatang mulai masuk.
Mengingat letaknya di pantai pulau jawa dan bermuara di salah satu anak sungai brantas, hujunggaluh pun menjadi tempat persinggahan perahu-perahu dagang. Tak heran kalau hujunggaluh menjadi tempat yang strategis yang menghubungkan beberapa kepentingan antar kerajaan di pulau nusantara.
Evolusi menjadi kota besar mulai terjadi, setelah dilakukan pemetaan wilayah oleh Muller pada tahun 1746, atas perintah Van Imhoff, gubernur jendral Belanda untuk wilayah Hindia Belanda (nama Indonesai dulu) yang mendarat di Surabaya pada tanggal 11 April 1746. Evolusi terus berlanjut terutama pada saat hujunggaluh diproyeksikan sebagai kota benteng. Pada awal abad ke-20 pemerintah belanda meresmikan sebuah system pemerintahan kota, yakni GEMEENTE Soerabaia. (system pemerintahan seperti apa itu ya?  Namae keren cak/ning). Surabaya bekembang dan dikontruksikan secara terencana dan teratur sebagai sebuah kota, lengkap dengan infrastruktur yang dibutuhkan sebuah kota modern, kota pelabuhan dan kota dagang.
Pada masa kemerdekaan, Surabaya tumbuh menjdai kota metropolitan dengan priyoritas menjadi kota indamardi  (industi, perdagangan, maritime dan pendidikan). Beberapa tahun kemudian, Surabaya berkembang lagi menjadi  indamardi garpar (garpar=garnisun dan pariwisata). Guna menjawab tantangan di masa depan, Surabaya pun direposisikan dan direstrukturisasi menjadi kota budi pamarinda (budaya, pendidikan, pariwisata, maritime, industry, dan perdagangan).
 Sampai saat ini Surabaya sudah menjadi kota yang modern, tertata, bagus, dan tentunya banyak tempat pariwisata yang diminati oleh wisatawan dalam maupun manca Negara. Dan kita sebagai warga yang memiliki akal, moral, aturan, mengerti tentang norma, dan pastinya bisa membaca peraturan yang ada, kita harus menjaga Surabaya ini agar menjadi lebih bagus lagi. Cotohnya saja dengan membudayakan hidup bersih, buang sampah pada tempatnya. (karena saat ini sampah masih menjadi perusak keindahan). Apakah anda mau dianggap sebagai sampah yang tak berguna jika tidak bisa menjaga kotanya sendiri?

Sabtu, 21 Januari 2012

arek suroboyo kudu moco

Jowoan ae yo rek yo. tak kandani, ngene lho critane. koyo' sing awakdewe eroh, SUROBOYO iku ibukota propinsi Jawa Timur, tentune nang Indonesia. Suroboyo iki kota sing paling gedhe nomer 2 lho rek sakmarine kota J******. penduduk'e sekita telung yuto'an (iki jare'ne sing nang internet) makane rodok sumuk titik, Suroboyo yo sebagai pusat'e dodolan, industri,  ambe pendidikan nang kawasan Indonesia wetan. kabeh arek suroboyo yo wes ngerti kan suroboyo iku kuto pahlawan. Sebutan iku digae amergo sejarahe ngrebut kemerdekaan Indonesia teko penjajah penjajah sing ngguapleki. Nah nek legendane, Suroboyo bien iku teko mitos tarunge iwak Suro alias hiu ambe boyo alias buajul. tapi iku legenda tok rek, nek asal usul asline asline yo onok tapi iki aku sek ngeleng'eleng. sek sek, kapan kapan tak lanjutno maneh. sekian matur suwon. BERSAMBUNG KE POSTINGAN BERIKUTNYA. hehe

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More