Hasil jepretan seorang sahabat, DETTA PRIYANDIKA WARDHANA di pantai Bale Kambang, kabupaten malang selatan, provinsi Jawa Timur, INDONESIA, ketika keluar bersama melepas penat seteah UNAS.
This is featured post 2 title
Tepian Mangrove Surabaya, INDONESIA
This is featured post 3 title
Gambar hasil jepretan Detta Priyandika Wardhana di jembatan penyebrangan sebelah kebun binatang SURABAYA, INDONESIA
This is featured post 4 title
Times On and Action. Infront of Ex Museum Mpu Tantular Surabaya. WE ARE GOLDEN
This is featured post 5 title
Gedung cerutu dan hotel Ibis Surabaya. Indonesia.
This is featured post 1 title
Hasil jepretan seorang sahabat, LUCKY ARIATAMI di selah selah bangunan Tua peninggalan Belanda di sekitar Jembatan Merah SURABAYA, INDONESIA.
This is featured post 1 title
SHT on HOS. Diajak ke bangunan Bersejarah Surabaya, GRATIS nan memuaskan.
This is featured post 1 title
Times On and Action! Foto bareng di dalam Gereja Kepanjen, di jl.Kepanjen Surabaya. We Are Golden
This is featured post 1 title
Gereja Kepanjen, Surabaya. INDONESIA.
This is featured post 1 title
Makam Belanda Peneleh, Surabaya. Sejak abad 18.
This is featured post 1 title
Kantor Pos Pusat Surabaya
This is featured post 1 title
Di atas Viaduk, sebelah Tugu Pahlawan SURABAYA
This is featured post 1 title
Titik nol Surabaya = Tugu Pahlawan SURABAYA
This is featured post 1 title
kapal Perang OWA, tanjung perak, SURABAYA
This is featured post 1 title
kapal Perang OWA, tanjung perak, SURABAYA
This is featured post 1 title
kapal Perang OWA, tanjung perak, SURABAYA. We Are GOLDEN
This is featured post 1 title
KRI DEWARUCI, tanjung perak, SURABAYA. We Are GOLDEN
This is featured post 1 title
Jembatan Merah Surabaya.
This is featured post 1 title
Sunrise, jembatan Taman Intan Surabaya.
This is featured post 1 title
GEOID 2012 publikasi Geolympic Di SMA SMA BLITAR, Jawa Timur INDONESIA. Foto at Makam Bung Karno.
This is featured post 1 title
GEOID 2012 Renungan Suci 10 Nopember yang diadakan oleh ITS dan mencetak peserta terbanyak, 49 mahasiswa.
This is featured post 1 title
GEOID 2012 Renungan Suci 10 Nopember yang diadakan oleh ITS dan mencetak peserta terbanyak, 49 mahasiswa.
This is featured post 1 title
GEOID 2012 goes to Kakek Bodo, tretes kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, 22 orang.
Meskipun pertanyaan yang
sedikit aneh ditelinga kita, tapi coba kita renungkan..berapa banyakkah planet
dan galaxy, benda langit lain yang bertebaran diluar sana?
Berapa ribu atau berapa
jutakah benda langit di jagad raya ini yang mirip atau lebih dekat sama persis
dengan bumi kita, apakah Tuhan hanya menciptakan benda langit yang dapat dihuni
oleh makhluk seperti kita ini hanya terdapat dibumi yang kita ketahui selama
ini, atau di belahan jagad raya ini juga terdapat suatu kehidupan yang sama
persis dengan bumi kita atau mungkin peradaban nya lebih maju dari
kita??..makhluk cerdas dari luar bumi yang sampai saat ini tidak pernah surut
diperbincangkan oleh banyak ilmuwan…
Bulan.., semuanya pasti
kenal dengan benda mungil ini, benda mungil yang slalu kita liat menemani malam
malam kita, slalu menampakkan wajah cantikkya menghibur makhluk bumi yang dalam
kegelapan dan kesepian, tapi asal tau aja, wajah bulan yang selama ini kita
liat hanya separuh dari bagiannya, sedangkan separuhnya lagi kita tidak pernah
melihatnya, Bagian bulan yang terlihat dari bumi/menghadap bumi itu tidak
pernah berubah.
Dalam pencarian jejak
kehidupan cerdas di luar Bumi Bulan memang masih penuh dengan misteri. kita
belum memahami sisi gelapnya bulan yang tak terlihat itu. Dikatakan, pada sisi
gelap bulan itulah berkembang suatu kehidupan cerdas. Nampaknya, para
makhluk-makhluk tersebut sangat strategis dalam memilih tempat untuk membangun
pusat peradaban mereka disana, karena tidak mudah terpantau dari bumi. Ufology
menyebut pangkalan makhluk-makhluk itu sebagai “Luna”. Sejak misi Apollo
pertama yang mendarat di bulan (Apollo 11), makhluk-makhluk itu seakan-akan
tidak menyukai kedatangan manusia kesana. Itu ditandai dengan selalu munculnya
benda-benda terbang misterius yang selalu mengikuti dan seperti menghalangi
jalannya pesawat-pesawat ruang angkasa seperti 7 misi Apollo dan beberapa misi
Gemini ke Bulan.
Dunia Ufology, mengatakan
ada sebuah pangkalan makhluk asing di Bulan yang sangat rahasia.Walaupun masih sebatas spekulasi, tanda-tanda akan hal ini
pernah dialami oleh sebagian daripada kita yaitu para Awak Apollo yang
mengunjungi bulan. Dari 7 misi Apollo ke Bulan ( Apollo 11 – 17 ), hanya Apollo
13 lah yang mengalami kegagalan akibat terjadinya kebocoran modul servis yang
menyebabkan hilangnya persediaan oksigen, air, listrik, dan fungsi mesin.
Beruntung para Astronot Apollo 13 semua dapat terselamatkan. Saat mengunjungi
bulan, terdapat beberapa kejadian aneh yang dialami oleh para astronot Apollo.
Nampaknya ada yang merasa terusik oleh kedatangan mereka kesana, dan itu
ditandai dengan munculnya serangkaian kejadian-kejadian aneh dan ganjil pada
saat para Astronot mendekati satelit alami bumi itu. Benarkah ada suatu
pangkalan kehidupan cerdas di bulan yang sangat misterius?
Sebenarnya,
kecurigaan-kecurigaan mengenai adanya kehidupan makhluk cerdas di bulan ini
sudah dapat teramati fenomenanya oleh manusia di bumi.Laporan
banyak berdatangan dari para ahli perbintangan maupun para peminat astronomi dari
beberapa negara di seluruh dunia, termasuk dari Indonesia. Dedi Suardi
contohnya, tatkala mengamati bulan dengan teleskopnya, pria yang dikenal
sebagai seniman, penulis dan peminat serius astonomi ini menyaksikan kejadian
aneh di permukaan bulan. Pada saat ia mengamati bulan dengan teropong bintang
Calestron Catadiotric yang berdiameter 8 ichi, ia tiba-tiba melihat benda hitam
mirip anak panah yang dengan gesitnya hilir mudik dari ujung tanduk bulan ke
ujung tanduk yang lain. Lebih fantastis lagi, guna mencapai sisi bulan yang
lain, benda aneh itu hanya memerlukan waktu 1/2 detik!!kejadian ini berlangsung
satu jam sebelum lenyap dari pandangan teleskop. Munculnya beberapa obyek-obyek
misterius di sekitar bulan juga sempat dilaporkan oleh para pakar perbintangan
Amerika dan Perancis jauh sebelum misi Apollo dilaksanakan yaitu ditahun-tahun
disepanjang 1920 – 1930 an. Disepanjang era itu, memang kerap muncul laporan
dari para ahli perbintangan mengenai munculnya segerombolan benda-benda terbang
yang bersinar dan bergerak hilir mudik di sekitar bulan. Bahkan laporan-laporan
tersebut sempat menghiasi surat kabar dan jurnal-jurnal disepanjang tahun
tersebut.
Hal yang semakin
menggairahkan para peminat astronomi termasuk ufology adalah ketika munculnya
laporan mengenai adanya sebuah “jembatan” misterius dipermukaan bulan sepenjang
beberapa milyang
disaksikan oleh seorang ahli perbintangan terkenal John O’Neill. Pada tanggal
29 Juli 53, ia memang menyaksikan obyek “jembatan” aneh yang memanjang 12 mil
di daerah Mare Crisium Bulan. Namun entah mengapa, beberapa hari kemudian
jembatan aneh tersebut menghilang. Apakah benar makhluk-makhluk cerdas itu
membongkarnya dengan sebab jembatan itu terlalu mencolok sehingga dapat dengan
mudah diamati oleh manusia di Bumi?
(mengingat letaknya juga tidak pada “dark side” dari bulan itu sendiri)
Sementara kesaksian
O’Neil tersebut banyak dicemooh oleh para astronom lain, muncullah kesaksian
pakar bulan nomor wahid dari Inggris H.P.Walkins, yang menandaskan bahwa ia pun
menyaksikan jembatan aneh yang tiba-tiba muncul itu!! Setelah itu, Patrick
Moore, anggota British Astronomical Association, juga melihat jembatan di Bulan
yang menghubungkan satu gunung dengan gunung lainnya di dataran Mare Crisium/
Sea of Crysis. Yang lebih aneh lagi, 84 tahun sebelum kesaksian O’Neill, Swift
dari Matton II, menyaksikan obyek-obyek yang bergerak melintasi bulan pada
tanggal 7 Agustus 1869, dua puluh menit sebelum terjadi gerhana matahari total.
Bahkan lima tahun sesudahnya, tepatnya pada tahun 1874, Monsieur Lemey, pakar
langit dari Perancis, melaporkan bahwa dirinya melihat objek-objek yang
jumlahnya sangat banyak, berwarna hitam, berbondong-bondong melintasi permukaan
bulan.
Seorang astronomer Jerman
bernama J.H. Schroeter, yang hampir sepanjang hidupnya mengabdikan diri pada
pembuatan peta Bulan, pada tanggal 26 September, 1788, melihat sebuah sinar
cerah keputihan, persis seperti bintang, tiba-tiba berkilauan disekitar puncak-puncak
dipermukaan bulan Alps dekat kawah atau kepundan Plato. Sinar itu terus menerus
memancar kira-kira lima belas menit untuk kemudian hilang. Terang sinar ini
tidak mungkin berasal dari sebuah meteor.
Di Lowell Observatory di Arizona, pada tanggal 30 Oktober, 1963,
seorang astronomer lain, John Greenacre menyaksikan sinar merah dipermukaan
Bulan. Sinar itu menurut Greenacre amat kuat hingga “mirip dengan batu permata
ruby yang besar.”
Baru-baru ini sebuah survey mengenai buku buku dan laporan astronomer
membuktikan bahwa telah dibuat 400 laporan mengenai kejadian bulan yang aneh
seperti itu dalam suatu periode yang lebih panjang dari 400 tahun. Study cermat
ini dilakukan oleh dua orang astronomer terkemuka, Patrick A. Moore dari Armagh
Planetarium di Irlandia Utara, dan Barbara M. Middlehurst, dari Lunar Anda
Planetary Laboratory, University of Arizona.
Faktanya, dari seluruh
kejadian misterius di bulan yang berhasil diamati dari bumi ialah cahaya-cahaya
aneh dan misterius tersebut berasal dari daerah Mare Crisium,daerah yang tepat sama dengan munculnya jembatan besar yang
dilihat oleh O’Neill dan H.P. Wilkins pada tahun 1950-an. Berlusin-lusin
astronomer melihat cahaya-cahaya yang kerap membentuk formasi-formasi geometri
ini, seakan-akan ada suatu kecerdasan yang mengendalikannya.
Lalu, Adakah
sinyal-sinyal membingungkan yang telah mereka kirimkan kepada kita untuk
menegaskan bahwa mereka benar-benar eksis?
Suatu hal yang menarik dari pertanyaan diatas ialah bahwapada periode tahun 1927 – 1934 , dimana pada saat itu
merupakan masa permulaan dari teknologi radio kita. Ada beberapa sinyal-sinyal
misterius yang berhasil ditangkap di sekitar bulan.tanda-tanda
radio ini berhasil ditangkap oleh beberapa penyelidik radio. Salah satu tanda
ini berhasil diterima oleh Marconi Tesla.
Di tahun 1956, kembali
diterima sinyal-sinyal misteriusyang
diterima oleh para astronom di Ohio University.Sinyal-sinyal
membingungkan ini dikatakan dikirimkan oleh suatu obyek yang bergerak sangat
cepat menuju ke Bulan, dan obyek ini berhasil diamati oleh para
astronom, baik di Ohio University maupun beberapa astronom Inggris. Tak bisa
dimengerti, apa arti dari sinyal-sinyal yang mereka kirimkan kepada kita ini?
Astronot pertama yang
melihat UFO ketika sedang mengorbit adalah Mayor Gordon Cooper, selama misi
penerbangan mercury 21 orbit dengan Faith 7 (15 Mei, 1963). Ketika sedang
melakukan orbit yang keempat dan persis berada diatas Hawaii, ia melaporkan
mendengar transmisi suara yang aneh yang dinamakannya “bahasa asing yang tidak
dipahami”. Ternyata ,suara itu memotong channel VHF yang khusus ditujukan untuk
penerbangan angkasa luar. ‘Suara yang direkam itu ternyata tidak cocok dengan
bahasa apapun yang terdapat didunia ini. Akhirnya terbukti bahwa suara itu
tidak diucapkan oleh lidah bangsa apapun didunia ini, tapi di katakan berasal
dari lidah yang sama sekali asing bagi dunia kita ini. Walaupun para ahli NASA
telah memutar kembali rekaman itu berkali-kali mereka tetap tidak bisa
menganalisa-nya, demikian menurut salah satu sumber yang bisa dipercaya.
Kemudian, hampir sebagian
besar Astronot Apollo maupun Gemini melihat UFO pada saat memasuki orbit Bulan.
Para Astronot Apollo selalu diikuti UFO pada saat perjalanan menuju bulan.
Bahkan, ada foto-foto yang membuktikan hal ini semua, terutama foto sebuah UFO
yang berhasil diabadikan oleh para astronot Apollo 14 dan 16. Beberapa foto
juga memperlihatkan adanya benda-benda terbang misterius yang melayang-layang
diatas para astronot di permukaan bulan.
Pada penerbangan Gemini 9
lebih mencenangkan lagi. Pernyataan yang dikeluarkan oleh NASA menyebutkan
terjadi guncangan pada tubuh pesawat yang disebabkan oleh benturan obyek
terbang berbentuk cakram.Tak
hanya itu, bahkan pada misi sebelumnya Juni 1965, Mayor James McDivitt, dan
pejalan diangkasa luar pertama, Mayor Edward White melihat dan memotret sebuah
benda bercahaya berbentuk seperti telur yang mendekati kapsul Gemini 4 yang
sedang diorbitkan. Para astronot menyaksikannya, namun tak mengerti sebenarnya
benda apakah itu?
Misi Apollo 11 ke bulan juga ditandai dengan sambutan yang
kurang bersahabat. Pada saat pesawat mendekati bulan,para astronot mendengar suara-suara radio aneh yang
berbaur dengan siaran radio luar angkasa.Bahkan Mission Control
dibuat bingung oleh hal ini.
Suatu laporan yang tidak terkonfirmasi menyebutkan bahwa pada waktu Buzz Aldrin
membuka pintu setelah Apollo 11 mendarat di bulan, ia melihat makhluk
transparan yang sedang memandangnya dari luar pesawat. Bahkan, ada suatu
laporan dari anggota angakasa luar NASA, Otto Binder yang mengisahkan mengenai
munculnya sebuah UFO di atas permukaan bulan. Aldrin dan Amstrong
menyaksikannya. Binder melanjutkan kisahnya dengan laporan yang mengejutkan dan
hampir tidak bisa dipercaya ini : “Agaknya ketika kedua astronaut Aldrin dan
Armstrong sedang berputar beberapa jauh dari LEM, Armstrong mencengkam lengan
Aldrin dengan bersemangat dan berseru : “Apa ini? Ya ampun, apa ini? Itulah
yang ingin kuketahui.”
Pada misi Apollo 11, umat
manusia di bumi yang diwakilkan oleh beberapa Astronot Apollo 11 dan Presiden
Amerika Serikat saat itu Richard Nixon, telah menyapa para penghuni bulan
(apabila memang benar ada) dengan salam hangat dan penuh kedamaian. Hal itu
dilakukan oleh Niel Amstrong dan Buzz Aldrin yang menancapkan plakat yang telah
ditanda tangani oleh mereka bertiga, bertuliskan demikian : ” Here man from
Planet Earth First Set Foot Upon the Moon. July 1969 A.D. We Came in Peace for
All Mankind “
Itulah pesan dan salam
yang kita tinggalkan kepada para penghuni bulan dan para penjelajah luar
angkasa lainnya, agar kita dapat menandakan bahwa manusia bumi pernah
mengunjungi bulan, kita datang dengan damai bagi mereka. Namun sepertinya para
penghuni bulan belum sepenuhnya yakin akan pesan ini mengingat misi Apollo
selanjutnya, mereka selalu mencurigai kedatangan kita kesana. Apakah mereka
merasa terancam dan takut apabila manusia bumi membangun pusat penelitian dan
menguasai tempat mereka tinggal?
Memandang bahwa di bulan terdapat suatu basis makhluk cerdas
memang bukan tanpa dasar, sebab para astronaut menyaksikan benda-benda aneh
itu. Bahkan sebagian besar ilmuwan yang obyektif harus mengakui bahwa terdapat
kejadian yang tidak bisa diterangkan berlangsung di atas permukaan Bulan dan
sekitarnya. Bukti-bukti lain mengenai adanya sesuatu yang
tak biasa di permukaan bulan adalah mengenai beberapa foto satelit yang
berhasil diambil oleh pesawat ruang angkasa milik Amerika (NASA) dan Rusia.
Dari beberapa striktur-struktur permukaan bulan yang berhasil diambil, terdapat
obyek-obyek/struktur-struktur misterius yang hanya bisa dilihat apabila
dilakukan perbesaran beberapa kali.Pesawat
Ruang Angkasa Amerika Serikat, RANGER II yang mengabadikan lebih dari 200 lembar
foto di permukaan bulan juga sempat menagkap gambar beberapa obyek terbang
misterius yang melayang di sekitar kawah bulan.
Pada Misi Apollo 12 ternyata tidak lebih baik. Roket Saturnus
yang besar mengangkut tiga astronaut Charles “Pete” Conrad, Dick Gordon dan
Allan Bean, ke Bulan pada hari Jumat 14 Nopember, 1969, ternyata juga mengalami kejadian yang aneh. Waktu Apollo 12
baru saja berada pada ketinggian satu mil setengah di atas Bumi, ada suatu
cahaya kilat yang menyerang secara tiba-tiba.
Kejadian itu mengakibatkan semua peralatan listrik pesawat angkasa luar itu
terhenti, meninggalkan baris demi baris ombak sirkuit besar yang tiba-tiba
terbuka yang memancarkan nyala hijau terang.
Overloading
menyebabkan peralatan fungsional lainnya tidak bekerja, semua sistim macet.
Secara otomatis, sistim sel bahan bakar pesawat itu tiba-tiba terputus. Untuk sejenak, seakan-akan semuanya akan
musnah, tapi para astronaut tetap tenang dan kira-kira tiga menit kemudian
semua kekuatan dan sistim pesawat pulih kembali. Dari mana asal datangnya kilat
yang menyerang itu tetap menjadi misteri bagi para ahli angkasa luar kita.
Belum lama ini,
pesawat penjelajah antariksa Amerika dan Eropa secara berturut-turut berhasil
mendarat di Mars, tujuannya adalah hendak mencari tanda-tanda kehidupan di
planet itu.
Menurut laporan Truth Report Rusia pada tanggal 12 Maret 2004, disebutkan bahwa
seorang anak lelaki berusia 7 tahun di kawasan utara Rusia mengaku dirinya
berasal dari Mars, bahkan memiliki bakat bawaan yang menakjubkan dan kepandaian
yang luar biasa. Borischa, demikian nama bocah dari planet lain itu melakukan
perjalanan yang jauh dan sulit hingga tiba di kawasan yang penuh dengan misteri
itu.
Harian itu melaporkan, bahwa seorang saksi mata mengatakan, saat itu di suatu
malam yang hening, orang-orang yang berkemah duduk di hadapan api unggun
berbincang-bincang. Tiba-tiba, Borischa berdiri membungkukkan badan, dengan
suara nyaring membangkitkan perhatian setiap orang, semua orang dengan perasaan
tertarik memandanginya. Saksi mata mengatakan: "Ternyata, ia bermaksud
memberitahu kepada mereka tentang kehidupan penduduk di planet Mars, serta
pengalaman legendaris mereka terbang menuju bumi." Dalam sekejap itu,
lokasi api unggun tenggelam dalam kesunyian.
Dan yang lebih fantastis lagi adalah, bocah laki-laki ini bahkan secara hidup
menceritakan tentang daratan misterius Limoliya yang tenggelam di dasar laut
dalam legenda kuno manusia. Dan menurut penuturan bocah laki-laki ini, ketika
ia tiba di bumi dari planet Mars persis mendarat di sana, dan memahami sekali
kehidupan di sana.
Banyak orang secara mengejutkan menemukan, bahwa bocah laki-laki misterius ini
sedikitnya memiliki 2 ciri khas. Pertama, Borischa memiliki pengetahuan yang
luar biasa, inteligensinya jelas lebih tinggi levelnya daripada seorang bocah
biasa sebayanya. Limoliya adalah negeri misterius dalam legenda minimal 800 ribu
tahun silam, jangankan anak-anak, bahkan profesor universitas pun mustahil
semuanya bisa tahu, dan ia secara terperinci dan dengan paham sekali
menceritakan sejarah, kebudayaan dan penduduk negeri yang kuno ini. Dan ciri
khas kedua yang menimbulkan perhatian adalah, bocah laki-laki ini memiliki
kemampuan penyampaian dengan bahasa yang membuat orang kagum. Ia menguasai
berbagai macam istilah kejuruan, memahami data-data dengan tepat dan cermat,
bahkan mengetahui secara jelas tentang sejarah bumi dan planet Mars.
Seorang saksi mata mengatakan, "Manurut saya, ketika bocah ini
membicarakan memori pribadi dari kehidupan terdahulu pada kami, bukan bicara
sembarangan dan tidak berdasar."
Menurut laporan, Borischa yang misterius lahir di sebuah rumah sakit di pedesaan
terpencil di kota kecil Rusia pada tanggal 11 Januari 1996. Secara permukaan
terlihat orang tuanya cukup bersahaja, lugu dan baik hati. Ibunya, Nadezhda
adalah orang baik, seorang dokter kulit di sebuah rumah sakit umum. Sedangkan
ayah sang bocah adalah seorang pensiunan perwira tentara.
Nadezhda mengenang, setelah 15 hari kelahiran, Borischa sudah bisa
menengadahkan kepalanya. Namun, yang menakjubkan adalah ketika ia berusia 1,5
tahun sudah bisa membaca dan memahami judul berita yang ada di koran. Dan 2
tahun kemudian, Borischa memiliki daya ingat yang luar biasa, serta kemampuan
menguasai pengetahuan baru yang sulit dipercaya. Kemudian, dengan cepat orang tuanya mengetahui, bahwa anak mereka
dengan suatu cara yang unik --dari suatu tempat yang misterius-- mendapatkan
informasi.
Nadezhda mengenang kembali dan mengatakan: "Tidak pernah ada orang yang
mengajarinya tentang hal-hal itu, namun kadang kala ia melipat kaki dan duduk
menyilang, bicara dengan tenang dan penuh keyakinan akan hal-hal yang merawak
rambang. Ia suka bicara tentang planet Mars, sistem planet, dan peradaban yang
sangat jauh sekali. Kami benar-benar tidak berani percaya dengan pendengaran
kami. Sejak usia 2 tahun, setiap hari ia seperti membaca kitab suci
membicarakan tentang alam semesta, dan kisah dunia lainnya yang tak terhitung
banyaknya juga tentang angkasa yang tiada batasnya."
Sejak saat itulah, Borischa terus berkata pada orang tuanya, bahwa dulu ia
tinggal di planet Mars. Ketika itu, ada sejenis manusia tinggal di planet Mars,
oleh karena terjadi sebuah bencana dahsyat yang mematikan, lapisan atmosfer di
atas planet Mars lenyap total, sehingga penduduk di atas planet Mars itu
terpaksa harus hidup di kota bawah tanah. Dan sejak itu, ia sering keluar
berdagang dan berkunjung ke bumi dengan tujuan mengadakan penelitian, lagi pula
ia hanya seorang diri mengendarai pesawat antariksa.
Menurut penuturan Borischa, bahwa semua ini terjadi pada masa makmur peradaban
Limoliya. Waktu itu, ia memiliki seorang sahabat karib di Limoliya, namun
temannya ini tewas di hadapannya. Borischa mengenang kembali dan mengatakan:
"Waktu itu, di atas bumi telah terjadi suatu bencana dahsyat, sebuah
daratan yang mahabesar bagaikan ditelan oleh hujan badai laut. Tiba-tiba,
sebuah batu raksasa menghantam sebuah bangunan, dan secara kebetulan teman saya
berada di sana, saya sama sekali tidak sempat menyelamatkannya." Dengan
hidup bocah laki-laki ini menceritakan seluruh pemandangan hilangnya Limoliya,
bagaikan baru terjadi kemarin.
Borischa mengatakan, bahwa pesawat ulang-alik mereka, hampir dalam sekejap
telah rampung dalam suatu perjalanan sejak tinggal landas dari planet Mars
hingga mendarat di bumi. Bersama itu, ia mengeluarkan sebatang kapur tulis dan
melukis sebuah benda yang berbentuk bulat di atas papan tulis. Ia mengatakan:
"Pesawat ruang angkasa kami dibentuk dari 6 lapisan, lapisan luar
mendominasi 25%, dibuat dari metal yang kokoh. Lapisan ke-2 mendominasi 30%,
dibuat dari bahan yang menyerupai karet. Lapisan ke-3 mendominasi 30%, juga terbuat
dari metalc dan lapisan terakhir hanya mendominasi 4%, dibuat dari bahan
magnetisme khusus. Jika kami mengisi penuh energi pada lapisan magnetisme ini,
maka pesawat ruang angkasa bisa terbang menuju ke mana pun di alam semesta
ini."
Dengan agak serius Borischa juga memrediksi dan mengatakan, bahwa pada tahun
2009 akan terjadi bencana besar yang pertama kalinya di sebuah daratan di atas
bumi, dan bencana kedua kalinya yang lebih menghancurkan lagi akan terjadi pada
tahun 2013.
Ga tau juga sih itu beneran atau hanya omong kosong belaka.
Tapi limayan juga kan untuk bahan bacaan.
Area 51 (atau lebih dikenal sebagai US Air Force Flight Test
Center, Detachment 3 dan juga samaran-samaran lain Dreamland, Watertown Strip,
Paradise Ranch, The Farm, The Box, Groom Lake, dan juga The Directorate for
Development Plans Area) adalah sebuah daerah terisolasi di bagian selatan
Nevada, yang dimiliki oleh pemerintah Amerika Serikat, digunakan sebagai pusat
pembangunan rahasia dan percobaan pesawat - pesawat tempur generasi baru. Area
ini juga sangat terkenal karena diduga kuat sebagai pusat penelitian UFO yang
sampai sekarang dianggap sebagai salah satu teori konspirasi yang belum
terungkap.
Setelah berpuluh-puluh tahun menjadi misteri, Area 51
akhirnya terkuak. Lima mantan karyawannya mengungkapkan aktivitas di fasilitas
super rahasia itu, termasuk penyimpanan alien dan pembuatan ulang pesawat UFO.
Area 51 merupakan institusi militer paling terkenal di dunia
tapi keberadaannya paling sulit dilacak. Kalaupun Area 51 nyata, fasilitas itu
kemungkinan besar berada di 100 mil di luar Las Vegas di Gurun Nevada,
bersanding dengan markas angkatan udara dan tempat ujicoba nuklir bawah tanah.
Lokasi itu bagi pendukung teori konspirasi sebagai wilayah bagi insinyur
Pentagon dalam merakit ulang ulang UFO yang jatuh. Selain itu juga tempat
penyimpanan Extra Terrestrial (ET) atau makhluk aneh yang dibekukan.
Pada 2001 acara Katie Couric mendapati 7% warga AS tidak percaya negara itu
benar-benar pernah mendarat di bulan. Foto–foto yang diungkap ke publik dinilai
rekayasa dan dibuat di gurun Nevada. Namun menyangkut Area 51 malah dianggap
nyata, termasuk bisa dilihat dengan foto satelit dengan Google Earth.
New York Time akhirnya berhasil membuat laporan mengenai Area 51 berdasarkan
pengakuan lima mantan karyawannya. Kolonel Hugh Slater, 87 merupakan komandan
markas Area 51 pada era 1960 an. Edward Lovick 90 tahun adalah pakar yang
selama 30 tahun menguji radar untuk pesawat terkenal, termasuk U-2, A-12 OXCART
dan F-117.
Sementara Kenneth Collins 80 adalah pilot tes pesawat CIA. Thornton Barnes 72
tahun dan Harry Martin 77 tahun merupakan insinyur proyek khusus Area 51. Juga
orang yang bertanggung jawab membangun wahana setengah juta galon persedian
bulanan bahan bakar untuk pesawat mata-mata.
Collins pernah menerbangkan pesawat paling rahasia keluar dari Area 51 dengan
kode nama OXCART. Pesawat itu dibuat oleh Lockheed Aircraft Corporation. Saat
terbang di atas Utah pesawat mulai melintir dan jatuh ke bumi. Dia selamat
dengan kursi pelontar. Setelah 46 tahun Collins baru diajak melihat kembali
pesawatnya yang jatuh pada 2008.
Sedangkan Lovick merupakan ahli fisika yang mengembangkan teknologi siluman. Ia
mengatakan fasilitas itu tidak selalu disebut sebagai Area 51. Atasannya,
pembuat pesawat legendaris Clarence L Johnson menyebut fasilitas itu sebagai
Paradise Ranch bagi orang yang mau meninggalkan keluarganya dan hidup di gurun
Nevada yang ganas demi ilmu dan melawan negara jahat.
Lalu apakah ada UFO di Area 51? Selama bertahun-tahun misteri Area 51 dibawa
pegawainya hingga ke liang lahat. Namun pengakuan Collins, Lovick, Slater,
Barnes dan Martin tampaknya mengecewakan para penganut teori konspirasi.
Mengenai mitos perakitan ulang pesawat UFO yang jatuh, Barnes memberikan
pencerahan. "Kami melakukan pembangunan ulang banyak teknologi luar,
termasuk pesawat tempur jet Soviet MiG,” katanya. Pesawat MiG jelas–jelas tidak
mirip UFO.
Lalu munculnya pesawat mirip piring terbang dari mana? Bentuk OXCART sangat
aneh, tebal dan mirip piring. Bentuk seperti itu karena didesain untuk membawa
bahan bakar dalam jumlah besar.
Pilot pesawat komersial yang melintah di atas Nevada akan melihat OXCART yang
berbalut body titanium akan memantulkan sinar matahari. Apalagi dengan
kamampuan bergerak cepat seperti peluru, tidak heran jika akan menyangka
sebagai piring terbang.